Rabu, 2012-11-07 | 10:58:00
Rizki Indra Pratama, Haikal Virgiawan Zaky dan Afif Septianto merupakan siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo yang berhasil menjadi Pemenang kategori pelajar dalam kontes robot terbang atau pesawat tanpa awak, Indonesia Aerial Robot Contest (IARC) 2012 di Lanud Sulaeman, Bandung, (4/11).
Kontes robot terbang atau pesawat tanpa awak Indonesia Aerial Robot
Contest (IARC) Institut Teknologi Bandung (ITB) 2012 menampilkan
berbagai jenis pesawat replika dari pesawat besar, misalnya
Cessna. Cessna tanpa awak ala siswa SMA Muhammadiyah ini terdiri dari
berbagai komponen. Gabus sebagai struktur pesawat, mesin utama elektrik (motor brushless), pengontrol kecepatan motor brushless(ESC), servo untuk menggerakan bagian airframe dan manuver, remote kontrol dan mesin penerima data dari transmiter/remote kontrol (receiver),
propeller atau baling-baling, serta roda. Cessna tanpa awak SMA
Muhammadiyah memiliki warna sayap merah dengan tubuh putih. Bentang
sayap Cessna ini 165 cm dengan panjang tubuh 80 cm. Sedangkan berat
bersihnya hanya setengah kilogram (625 gram). Dalam misi di IARC, Cessna
“seri” Unmanned Aerial Vehicle (UAV) ini harus mengemban misi membawa
barang, yakni beras seberat 375 gram. Beras harus diturunkan di titik
tertentu sebagaimana aturan kontes.
Setelah mendapat Juara 1 kontes Robot tanpa awak, kali ini siswa SMA
Muhammadiyah menunjukan kebolehannya di depan umum. Dalam aksinya,
pesawat tanpa awak dengan konsep desain Cessna 208 Grand Caravan itu
memiliki sedikit kendala saat terbang, tetapi akhirnya bisa diterbangkan
dengan remote control. Tim SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo lalu menyambangi
kantor PP Muhammadiyah di Jakarta selasa siang tadi (6/11/2012). Dan
diterima langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din
Syamsuddin da Ketua Umum PP Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Danik Eka
Rahmaningtyas.
Din sangat mengapreasiasi prestasi yang diraih anak-anak Perguruan
Muhammadiyah."Saya bangga dari SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo atas prestasi
sebagai pemenang di kontes robot udara yang diselenggarakan ITB," ujar
Din. Tidak hanya itu, Din juga memberikan beasiswa senilai 5 juta
rupiah kepada ketiga siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo tersebut.
Menurut Ketua Umum PP IPM, Danik, keberhasilan adik-adik kami dari SMA
Muhammadiyah 2 Sidoarjo ini merupakan bentuk kreatifitas anak bangsa
yang perlu dan harus kita dukung terus. Danik mengajak seluruh pelajar
Indonesia khususnya pelajar Muhammadiyah agar senantiasa kreatif dalam
hal positif seperti pelajar SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo ini, agar
pengembangan karakter pelajar Indonesia semakin lebih baik dan Islami. (dzar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar